Aku diam dalam pedihku, walau ingin rasanya ku berteriak! Aku bertahan dalam penatku, walau ingin rasanya ku berlari! Aku muak!!! Aku bosan!!! Dengan semua janji dan kata-katamu. Aku tau tak seharusnya aku terbuai, tapi selalu kutepis semua prasangkaku. Kini yang ku dapat hanya kepedihan.
Kau, yang aku sayangi dengan tulus, melukaiku. Ingin ku bisa membencimu. Tapi, mengapa itu begitu sulit kulakukan? Sayang itu masih ada dihati. Walau hanya tersisa sedikit dan dengan kuat ku pungkiri. Ingin ku menjauh. Tapi ku tak bisa. Karena aku rasa tak sanggup tuk pergi jauh darimu. Entah sampai kapan aku sanggup bertahan dengan rasa ini. Terkadang aku merasa bosan. Tapi, tetap saja begitu. Aku bimbang. Aku tak tau harus bagaimana.
Hati memang tak bisa ditebak maunya. Kadang juga tak sesuai logika. Dan terkadang apa yang kita fikir baik tapi hati tak suka. Hingga kini aku tak bisa menebak apa maunya hatiku. Mungkin Cuma waktu yang dapat menjawabnya.


0 comments:
Posting Komentar