BLOGGER TEMPLATES AND Tagged Layouts »

Pages

Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Story. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juli 2009

ZaLuPhoe

Hatiku gundah. Perasaanku sedang tak menentu. Difikiranku sedang ada dirimu, tapi hatiku sangat menolak hadirmu. Entah sengaja atau tidak, tapi hadir bayangmu sangat mengganggu. Semakin aku berusaha kuat tuk menghindar apapun tentangmu, semakin aku menjadi lemah karena semua itu. Aku tak tau apa dengan sikapku ini aku menjadi terlalu egois atau tidak. Egois akan perasaanku padamu. Egois karena terlalu (ingin) membencimu. Egois karena mematahkan rasaku padamu. Egois karena (berharap bisa) melupakanmu. Dan banyak lagi egois yang tumbuh karena semua ini. Tapi jika aku sangat egois, aku tak akan pernah rela kau tinggalkan begitu saja. Jika aku egois, tak akan aku biarkan dengan mudah kau berlalu dihadapanku dan hingga kini tak tau bagaimana kabarmu. Jika aku egois, tak mungkin aku tak membalas sakit hatiku padamu. Jika aku egois, tak mungkin aku (sedikit) bahagia jika kau merasa bahagia. Dan masih banyak lagi ketidakegoisanku pada semua ini. Atau mungkin pribadiku ganda? Sebagian (berusaha) menolak hadirmu, sebagian lagi (berharap) menerima kehadiranmu. Entah ini plin-plan atau apa, tapi inilah yang sedang aku rasa. Saat ini mungkin aku bisa lupa akan dirimu, tapi sedetik kemudian tiba-tiba saja aku teringat akan dirimu. Memang semua butuh proses dan waktu, tapi sampai kapan aku (merasa) tersiksa begini? Tersiksa??? Ya, tentu saja aku tersiksa, karena aku merasa hidupku jadi tak jelas karenamu!!!

Dalam Diamku Aku Mencintaimu


Dalam Diamku Aku Mencintaimu
Ternyata menyakitkan hanya mencintai tapi tidak dicintai. Tapi, aku tak bisa berbuat apa-apa. Yang ku bisa hanya mencintaimu dalam diam ku. Mungkin dengan diam ku, itu akan lebih baik. Ku tak ingin kamu menjauh, karena itu aku memilih mencintaimu dalam diamku. Aku pun tau aku tak akan pernah bisa menjadi yang terbaik untukmu. Aku juga sangat tau, bahwa cintamu untuk siapa. Aku tau bagaimana kamu memperjuangkan cintamu. Itu juga yang membuatku berfikir diam itu lebih baik.
Dalam diamku juga aku mencoba tuk memahami bagaimana bahagiamu, sedihmu, marahmu, tindakanmu, fikiranmu, dan semua yang ada didirimu. Aku mencoba tuk mengerti. Aku berusaha tuk bisa merasa apa yang kamu rasakan saat ini. Aku tau bagaimana sakit yang kau rasa. Aku tau bagaimana hampa yang kau rasa. Aku tau rasanya. Kamu bilang sedih, kamu bilang sakit, aku coba tuk ikut rasakan. Kamu bilang menangis, aku juga ingin menangis mendengarnya.
Dalam diamku aku mencintaimu. Tapi aku tau cinta tak bisa dipaksakan, cinta tak harus memiliki seutuhnya. Tapi aku bisa mencintaimu dengan menjadi pendengarmu, penyemangatmu, pendukungmu. Aku bisa mencintaimu dengan menjadi seorang teman. Walau kamu bilang kamu ga butuh teman, tapi aku akan buktikan akulah orang yang bisa kamu andalkan untuk menjadi seorang teman. Meskipun aku tak bisa selalu ada disaat susahmu. Tapi aku selalu berusaha tuk bisa ada. Jadi kamu ga’ sendiri.
Dalam diamku aku mencintaimu. Setiap aku sadar bahwa aku mencintaimu, perih hatiku terasa kembali. Sesak didadaku tarasa lagi. Tapi aku selalu mencoba tuk merelakannya. Sulit memang, tapi aku cuma punya satu pilihan itu agar kamu tetap disini bersamaku, walaupun aku hanya sebagai tempat mencurahkan semua rasamu tuk dia.
Dalam diamku aku mencintaimu. Aku tau kita cuma teman, dan untuk selamanya cuma jadi teman. Aku sungguh tau bagaimana perasaanmu, fikiranmu. Aku tau bagaimana kamu berjuang tuk dapetin dia. Aku bersama kamu terus. Dan kamu selalu cerita sama aku. Aku tau seberapa besar pengorbanan kamu tuk dapetin dia kembali. Aku tau, tau banget. Sakit memang selalu dengar kamu bilang apapun kamu lakuin tuk dia. Tapi aku tau hanya dengan dapetin dia lagi kamu bahagia. Dan aku harus bahagia juga. Harus!!!
Dalam diamku aku mencintaimu. Aku selalu beranggapan ini sebagai cara tuk aku bisa dewasa dan bahagia. Kalau aku ga’ bisa bahagia dengan ga’ dapetin kamu sebagai kekasihmu, aku masih punya satu pilihan, yaitu aku bisa bahagia dengan dapetin kamu sebagai temanku.

selamat tinggal masa lalu


“Apa yang harus aku lakukan
Untuk membuat kau mencintaiku
Sgala upaya tlah ku lakukan untukmu
Apa yang harus aku tunjukkan
Untuk membuat kau menyayangiku
Inilah aku yang memilih kau untukku”
(Seventeen-Untuk Mencintaimu)
Kau tak tau betapa aku menyayangimu. Betapa aku menginginimu ada untukku. Betapa berharapnya aku kau selalu mengerti diriku. Walau itu tak berarti aku harus selalu menuruti semua perkataanmu. Tapi, ku rasa aku memang tak pernah pantas untukmu. Bukan karena aku brengsek, sebab aku tak bersalah dan menyakitimu. Tapi, karena aku hanya seorang yang terlalu bodoh, sehingga mudah terluka.
Dan hari ini aku tau bahwa kau telah bahagia. Bahagia bersama dia, pilihanmu. Katakan padaku, bahwa aku tak pantas menangis karena itu. Katakan padaku, bahwa tak wajar aku bersedih dan merasa kehilangan dirimu. Tolong katakan itu padaku.
Mengapa aku ini? Katakan apa yang salah dengan diriku. Biar aku tau. Biar aku tak bingung. Biar aku tak menerka-nerka. Katakan apa yang salah didiriku. Karena aku sudah lelah menangis, sudah lelah berlari dari rasa sedihku, sudah lelah terluka. Katakan apa yang salah dariku selama ini. Mengapa selama ini aku yang selalu terluka. Aku yang selalu dibohongi. Aku yang selalu mengalah.
Aku mungkin memang terlalu lemah menghadapi semuanya. Hingga tak pernah aku berhasil mengobati lukaku. Aku memang tak begitu tegar melawan semuanya. Hingga tak pernah aku kuasa tuk menahan tangisku. Tapi inilah aku. Aku yang lemah, yang cengeng, yang tak pernah tegar. Inilah aku.
Aku selalu bermimpi bahagia dengan segala perasaanku padamu. Tapi kenyataannya aku terluka dengan itu. Aku yang tak pernah tau bagaimana perasaanmu padaku. Tapi, aku selalu percaya padamu, pada kata-katamu, pada janjimu. Tapi, sekarang aku tau, aku salah telah percaya pada semua itu. karena itu tak pernah ada dalam hatimu. Tak pernah sungguh kau ucapkan. Mungkin kau begitu hanya untuk buatku bahagia. Maaf, kau salah. Kenyataannya, itu hanya semakin membuatku terluka.
Sekarang, aku harus kembali menata hatiku. Mencoba tuk tak memikirkanmu. Dan aku harus belajar tuk bersikap masa bodoh denganmu, dengan perasaanku padamu, dengan perasaanku kepada semua. Aku tak mau menangis lagi, tak mau terluka lagi. Aku harus bisa. Karena ini hidupku. Kau atau siapa pun tak berhak atas diriku, hidupku, perasaanku, pilihanku dan apapun yang aku mau, yang aku lakukan.
Mungkin aku akan semakin egois. Tapi itu untuk mempertahankan hidupku dari kerasnya kehidupan. Sekarang inilah aku. Aku yang meninggalkan bayang masa laluku. Aku yang beranjak dari bayang dirimu dalam hatiku. Karena aku merasa kau telah bahagia, dan akupun harus lebih bahagia darimu.
Cinta memang tak harus saling memiliki. Itu yang selalu aku dengar. Dan itu yang selalu aku coba tuk pahami. Aku menyayangimu dengan tulus hati yang ku punya. Tapi, aku mencoba rela bila kau bahagia dengan pilihanmu, yang itu bukanlah aku. Klasik memang, tapi aku harus begitu. Harus belajar merelakanmu. Walau masih ada sedikit sesak didadaku. Tapi, aku harus seperti itu, harus!
Mungkin kini giliranku untuk mencari kebahagianku, tanpa mu. Dan aku harus bahagia. Selamat tinggal masa laluku. Mungkin tak untuk ku lupakan, tapi akan aku simpan.

Rabu, 20 Mei 2009

1st Anniversary


Siang ini panas banget. Lebih panas dari kemarin-kemarin. Serasa di dalam oven (hyperbola banget sih :-p). Hhuam…:-o Mana ngantuk banget lagi. Tapi harus tetap semangat! Kan hari ini termasuk hari special buat ku.
Setahun yang lalu, tepatnya tanggal 20 Mei 2008, yang juga bertepatan dengan UAS (Ujian Akhir Studika), aku udah mutusin tuk menutup aurat ku. Yah, walaupun ga’ seperti ukhti Sisi mentor Studika ku, ukhti Lely, dan ukhti-ukhti yang lainnya di mushola al-iqthisod kampus ku. Tapi, aku tetap bangga bisa selangkah lebih baik. Awalnya memang berat, tapi aku udah ambil keputusan itu. Kalau mikir belum siap sih, sampai kapan pun ga’ bakalan siap kalau kita ga’ mau mencoba berubah selangkah lebih baik.
Setiap orang itu pasti pernah punya lembar hitam dalam hidupnya. Semoga aja kedepan aku jadi makhluk Allah yang lebih baik dari sebelumnya.

Selasa, 19 Mei 2009

Belajar Buat Cerita Nih


aKu, kaMu, diA daN MeReka
aNdai aJa kaMu tau kaLau aKu masIh saYang ma KaMu. taPi kNapa sih kaMu tuh teRlalu eGois? aKu peNgen Kamu tau peRasaan aKu. daRi aWaL saMpai seKaRang. kaMu ga' peRnah ngeRti daN ga' tau Rasanya. seLaLu aJa kaMu ngeRasa paLing beNaR. paDahaL yanG teRluka iTu aKu. coBa sediKit meNgalah. aKu caPek seLaLu ngoRbaNin peRasaan.
pertama aKu peRcaYa ma kaMU. taPi, kaMu seLingKuh. aKu maafiN. seKaranG kaMu biLang aKu yanG saLah. eNak baNget KamU biLang giTu.
seKaRang aKu udah Punya paCar, taPi kaMu maRah. kaMu suRuh aKu putusIn. saDar ga' sih kaMu udah buKan siaPa-siaPa aKu laGi.
(bersambung)
ga' ada ide...

Kisah temanku


Ini keJadiaN bebeRaPa Jam yaNg LaLu. iNi teRJadi sama teMen ku. taDi kiTa beRdua iNteRneTan. ya.. aKu kaYa biaSa buKa FaceBook. tRus teMenKu buKa Blog seseORanG yanG meNuRutnYa sPesiaL laH bUat dia. tRus Pas dIa baCa disiTu aDa puiSi, ya BagI ku cuKup RomaNtisLah bUat oRang Yang Lagi Jatuh CiNta. seLain iTu ada aDa ceRita diKit tentaNg cOwok Itu ma CeweK Laen. KaTa-katanYa tuh biaSa aJa, taPi aDa beBeraPa kaLimat Yang buaT temen aKu Langsung Nangis. buKan Nangis KaRena teRhaRu aTau TarsanJung, taPi kaRena nGeRasa diBo'oNgin ma Tu cowok. LanGsunG aJa duNk teMen kU sMs tu cOwok. daN tau aPa yanG cowok iTu BilaNg?? huhhh... cowok iTu biLang ceweK yaNg di Blog dIa itUn bUkaN siaPa-siaPa dia. BoKis baNget ga' sih?? Udah KetaHuan Masih aJa ngeLes..

seKaRang pikiR aJa, maNa aDa sih cowok yang TuLis puIsi saMpai nYebuTin naMa ceweK laEn seBagai soMeoNe sPeciaLnya, taPi biLang iTu buKan siapa-siapA.. duCh...Buang keLaut Aja deH tu Cowok...

IntinYa... JanGan muDah peRcaYa aJa ma PasaNgan kita, mau Cewek aTau Cowok. trUs kiTanYa Juga JangaN Bo'oNg. KareNa NuRut aKu seBuah HubuNgan itu haRus PunYa tiga Kunci, YaiTu, saLing TeRbuka, saLing PeRcaYa, daN saLing seTia. beNer ga'??

Copyright 2012 Yeay...It's me IpooNx!!!. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Baby Hello Kitty